Headlines News :

Ruang Iklan

Pasang Iklan Anda
Disini
Hanya Rp 125.000/Bulan


Ruang Iklan

Pasang Iklan Anda
Disini
Hanya Rp 125.000/Bulan


Ruang Iklan

Pasang Iklan Anda
Disini
Hanya Rp 125.000/Bulan


Ruang Iklan

Pasang Iklan Anda
Disini
Hanya Rp 125.000/Bulan


ruang iklan

Pasang Iklan Anda
Disini
Hanya Rp 125.000/Bulan


Showing posts with label Seputar Toraja. Show all posts
Showing posts with label Seputar Toraja. Show all posts

Potensi Daerah Ini Besar, Sayang Tidak Bisa Dijangkau Kendaraan Roda Empat

GANDASIL — Bukan hanya kampung-kampung di Simbuang dan Mappak saja, salah satu kampung di Kecamatan Gandang Batu Sillanan ini juga ternyata belum bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat. Padahal tempat ini memiliki potensi sumber daya alam dan hasil bumi yang luar biasa.

Ini jalan satu-satunya yang menjadi akses dari dan ke Dusun Sangbua, yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Kampung itu adalah Sangbua, salah satu dusun di Lembang Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan. Dusun ini berada diatas ketinggian 1.700 MDPL. Daerah ini dikenal sebagai salah satu tempat  penghasil kopi terbaik di Toraja. Selain itu daerah ini menjadi salah satu sentra peternakan kambing di Toraja. Hampir tiap rumah memiliki ternak kambing. Tanahnya yang sangat subur dan masih alami menyimpan potensi kekayaan alam yang luar biasa. Tanaman palawija, seperti wortel, bawang, dan kentang, dan jenis sayuran lainnya tumbuh subur di daerah ini.
Tikungan ekstrim: ini salah satu tikungan yang berbahaya bagi pengguna jalan di jalur jalan menuju Dusun Sangbua
Namun dibalik potensi dan kekayaan alamnya, Sangbua memiliki cerita yang menyedihkan. Akses jalan menuju dusun ini sangat terbatas, sehingga mobil pun tidak bisa mengakses kampung dengan jumlah penduduk sebanyak 87 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 200-an orang ini.
Dampaknya, potensi-potensi kekayaan alamnya pun tidak bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya.
Lokasi Kampung Sangbua yang sangat dekat berada diatas puncak gunung Sangbua dan diapit tebing-tebing terjal membuat akses menuju kampung ini sangat susah. Hanya ada satu jalan yang bisa diakses untuk sampai disana yaitu menuruni tebing setinggi 100 meter dengan akses jalan berupa jalan setapak yang terjal yang dibuka secara swadaya oleh masyarakat.
Kampung Sangbua, Lembang Kaduaja, Gandang Batu Sillanan.
Karena tidak adanya akses lain menuju kampung ini, masyarakatnya pun harus berani menantang maut dengan membiasakan diri menuruni tebing terjal tersebut dengan kendaraan roda dua. Hal ini dilakukan karena dengan adanya kendaraan roda dua yang bisa mengakses kampung ini secara otomatis kebutuhan masyarakat dan mobilisasi hasil bumi keluar dan masuk desa ini bisa lebih cepat.
Tamin, Kepala Dusun Sangbua, yang kami temui di sela-sela kegiatan gotong-royong memperbaiki jalan desa menceritakan keluh kesah warganya tentang akses jalan ke kampung mereka yang hingga saat ini tidak ada perhatian ataupun solusi dari pemerintah. Tamin bercerita jika akses jalan menuju Kampung Sangbua semuanya dibuka secara swadaya oleh masyarakat.
“Kami punya potensi alam Pak, kampung kami kaya, tapi kami tidak punya jalan, biaya untuk mengangkut hasil bumi kami ke pasar membutuhkan tenaga dan biaya yang jauh lebih besar, kami minta pemerintah buka jalan ke kampung kami,” tutur Tamin.
Karena akses jalan yang tidak bisa dijangkau, anak sekolah dari kampung ini pun harus berjalan kaki hingga 7 km untuk sampai di Sekolah. Sarana kesehatan seperti Posyandu atau bidan desa tidak dijumpai di kampung ini. Untuk berobat masyarakat harus keluar dari kampung untuk mencari bidan atau dokter. (Arsyad Parende)
sumber: http://karebatoraja.com/potensi-daerah-ini-besar-sayang-tidak-bisa-dijangkau-kendaraan-roda-empat/







Festival Kembang Api Bukit Singki Meriahkan Lovely Desember

Tim Kerja Crew Toraja Utara Frework Festival 2016 menggelar konfrensi pers di Rantepao, Toraja Utara, Selasa (27/12). foto: cherly manda/rakyatsulsel.
TORAJA UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Sebagai bagian dari rangkaian Lovely Desember, di Toraja Utara di Buntu Singki’ akan digelar festival kembang api yang akan dijadwalkan 30 Desember 2016 malam.
Koordinator Tim Kerja Crew Toraja Utara Frework Festival 2016, Rudy Rantepasang, kepada media, Selasa (27/12) menjelaskan, sebagai pelaksana kegiatan Festival Kembang Api Bukit Singki, yang dijadwalkan akan dilaksanakan kembang api itu akan dinyalakan pada 30 Desamber malam sekira pukul 21:00 setempat.
Rudy menjelaskan, sistem penyalaannya akan menggunakan sistem remot kontrol yang akan dikendalikan dari lapangang Bakti Rantepao dan menyalanya di atas Gunung Singki lokasi obyek wisata religi Salib Raksasa.
“Penyalaan kembang api nanti akan diremot melalui tombol yang ada oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati dari Lapangan Bakti Rantepao dan menyalanya kembang api itu berada di atas Gunung Singki,” kata Rudy.
Sementara, bobot keseluruhan kembang api yang akan dinyalayakan itu, mencapai satu ton lebih dengan durasi nyalanya nanti sekira 35-45 menit. (***)

Sumber: http://rakyatsulsel.com/festival-kembang-api-bukit-singki-meriahkan-lovely-desember.html

Duh, Dana Dianggarkan Tapi Ratusan Kendaraan Dinas Tunggak Pajak


Wakil Bupati Victor D Batara memeriksa fisik dan dokumen kendaraan dinas beberapa waktu lalu
Klik Toraja- Ratusan kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat milik pemda Tator ternyata menunggak pembayaran pajak.  

“Data yang kami dapat dari kantor Samsat Makale, ada ratusan kendaraan dinas roda dua dan roda empat yang menunggak pajak,” tutur Wakil Bupati Tator Victor Datuan Batara

Ratusan kendaraan dinas yang pajaknya hingga kini belum dilunasi tersebar di berbagai satuan kerja perangkat daerah lingkup pemda Tator. Pejabat yang tidak membayar pajak kendaraan dinas yang dipakainya menjadi contoh buruk bagi masyarakat. Semestinya, pejabat yang mendapat fasilitas kendaraan dinas memberikan contoh baik dengan sadar membayar pajak tepat waktu.

Persoalan tunggakan pajak kendaraan dinas adalah tanggungjawab masing-masing satuan kerja perangkat daerah karena kendaraan berplat merah itu penggunaannya diserahkan ke masing-masing dinas, badan dan kantor.

Banyaknya kendaraan dinas yang pajaknya belum lunas mengundang tanda Tanya bagi Wakil Bupati Victor Datuan Batara. Menurutnya, tunggakan pajak kendaraan asset pemda Tator tidak masuk akal karena anggaran pajak kendaraan dinas dianggarkan dalam APBD setiap tahun.

“Tidak masuk logika. Sudah ada anggarannya tiap tahun dalam APBD, tapi masih banyak kendaraan dinas yang pajaknya belum lunas. Kita akan telusuri itu,” tegas Wakil Bupati.

Seluruh kendaraan dinas milik pemda Tator yang ada diberbagai satuan kerja pun akan didata ulang. 
Kendaraan yang menunggak pajak akan ditarik hingga pajaknya dilunasi.  

Berdasarkan data Kantor Samsat Tana Toraja, rata-rata tunggakan pajak kendaraan dinas di kabupaten Tator antara satu tahun sampai enam tahun. Jumlahnya mencapai ratusan unit terdiri dari roda dua dan roda empat. Jika diakumulasikan, besarnya tunggakan pajak kendaraan dinas di kabupaten Tator mencapai ratusan juta rupiah. (Tim)

Wakil Bupati Tator Minta Kontraktor Kerja Baik

Wakil Bupati Victor D Batara Menggelar Pertemuan Dengan Kepala Dinas, PPTK, Konsultan Pengawas, Pimpro, Asosiasi dan Kontraktor

Klik Toraja – Hari ini bertempat di ruang rapat lantai II kantor bupati, Wakil Bupati Tana Toraja Victor Satuan Batara mengumpulkan Kepala Dinas, Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Konsultan Pengawas, Pimpinan Proyek (Pimpro), Asosiasi dan Kontraktor terkait pelaksanaan kegiatan proyek tahun anggaran 2016.

Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati meminta seluruh kontraktor yang melaksanakan proyek agar benar-benar melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Sehingga hasil pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan. Seluruh Dinas, Badan dan Kantor juga diminta untuk benar-benar melakukan pengawasan yang ketat terhadap proyek yang dilaksanakan kontraktor melalui unit kerjanya masing-masing.

Jika ditemukan ada proyek yang dikerjakan asal-asalan, maka itu menjadi tanggungjawab kontraktor pelaksana. Pemkab Tator pun siap memberikan sanksi terhadap kontraktor yang kerja asal jadi tidak sesuai dengan perencanaan. Bahkan, proyek yang hasilnya buruk berpotensi berhadapan dengan hukum.

“Jangan ada kontraktor yang main-main dengan pekerjaan di lapangan. Bekerjalah dengan baik sehingga hasil pekerjaan juga  baik dan tepat waktu. Semua pihak harus ikut mengawasi proyek yang dikerjakan tahun ini,” jelas Wakil Bupati Victor Datuan Batara. (Tim)

Longsor Randan Batu, Empat Lembang Terisolir

Alat Berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor di Lembang Randan Batu Kec. Makale Selatan
Klik Toraja- Pasca bencana longsor di dusun Durian lembang Randan Batu kecamatan Makale Selatan pada Minggu 10/10/2016 lalu, empat lembang terisolir. Sebab, jalan yang menghubungkan empat lembang di kecamatan Makale Selatan itu putus total tertutup material longsor.

Empat lembang yang terisolir itu mencakup lembang Randan Batu, Patekke, Pabuaran dan Buntu Sisong.

Anis, seorang warga lembang Randan Batu menuturkan jalan sekira 50 meter yang merupakan akses utama warga empat desa di kecamatan Makale Selatan itu tertutup longsor.  Akibatnya, jalur transportasi menuju empat lembang itu putus karena kendaraan tidak bisa melintas di sepanjang jalan yang tertutup longsor.

Alat berat yang dikerahkan ke lokasi longsor sulit membersihkan material longsor berupa lumpur, batang kayu dan batu besar dari badan jalan yang tinggi material longsor lebih dari dua meter lebih.

“Saat ini, jalan yang tertutup longsor belum bisa dilalui kendaraan sehingga mengganggu arus kendaraan. Pemerintah dibantu warga setempat membuat jalan darurat agar warga bisa melintas,” pungkasnya. (tim) 

Jalan Sepanjang 50 Meter di Makale Selatan Tertutup Longsor

Klik toraja- Hujan deras yang mengguyur Toraja pada sejak Minggu siang 9/10/2016, juga menyebabkan bencana tanah longsor di dusun Durian lembang Randan Batu kecamatan Makale Selatan. Tanah longsor itu mengakibatkan jalan di dusun Durian tertutup material longsor sekira 50 meter.

Kendaraan roda dua maupun roda empat baik yang menuju maupun keluar dusun Durian tidak bisa menembus badan jalan yang tertutup longsor. Satu unit alat berat milik PT Malea sudah diturunkan ke lokasi longsor. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Tator pun sudah turun di lokasi longsor. Namun, upaya pembersihan longsor mengalami kendala karena terdapat batu besar di tengah badan jalan. Alat berat pun tidak mampu mengangkat batu besar itu.


Agar warga dusun Durian tidak terisolir karena akses jalan tertutup longsor, untuk sementara waktu akan dibuatkan akses jalan baru sehingga bisa dilalui warga.  (tim)

Satu Rumah Warga Dusun Salembano Nyaris Tertimbun Longsor

Klik Toraja- Satu rumah di dusun Salembano lembang Marinding kecamatan Mengkendek kabupaten Tana Toraja nyaris tertimbun tanah longsor. Peristiwa bencana tanah longsor di dusun Salembano itu terjadi pada Minggu 9/10/2016 sekira pukul 18.30 Wita.

“Bencana longsor di dusun Salembano dipicu akibat hujan deras yang terjadi sejak Minggu siang. Satu rumah warga nyaris tertimbun longsor,” ungkap Kepala Lembang Marinding Devi Banga Padang saat dihubungi tim klik-toraja.blogspot.co.id melalui telepon selular.

Rumah warga yang nyaris tertimbun longsor itu berada persis di bawah jalan yang amblas akibat tergerus air hujan. Sebagian material longsor yang meluncur ke bawah masuk ke dalam rumah warga itu. Untung, semua penghuni rumah selamat dan tidak ada yang mengalami cidera terkena material longsor. Puluhan warga secara gotong royong pun membantu penghuni rumah membersihkan material longsor yang masuk ke dalam rumah.  

Hingga berita ini diturunkan, jalur trasnportasi di badan jalan yang amblas sepanjang 40 meter di dusun Salembano belum normal. Untuk sementara ruas jalan yang amblas hanya bisa dilalui kendaraan roda karena sebagian badan jalan masih utuh.


Posko Siaga Darurat Bencana di Kantor BPBD Tana Toraja
“Badan jalan yang masih utuh berpotensi ikut amblas apabila hujan deras turun lagi. Tanah di bawah jalan sangat labil dan mudah tergerus air. Kejadian ini sudah kami laporkan ke pemerintah kabupaten,” pungkas Kepala lembang Marinding. (tim) 

Bupati Torut Jajaki Kerjasama Dengan Garuda Airlines

Bandara Baru Tana Toraja (Ilustrasi/internet)
Klik Toraja- Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan mengakui tengah menjajaki kerjasama dengan maskapai Garuda airlines untuk melayani penerbangan ke Toraja.

“Sudah ada perwakilan Pemda Toraja Utara bertemu dengan manajemen Garuda Airlines untuk tawarkan kerjasama penerbangan ke Toraja. Tawaran itu direspon positif pihak Garuda Airlines,” ujar Bupati Kalatiku Paembonan saat memberikan sambutan pada kegiatan konferensi pers Toraja Ultra Scenic Run di hotel Misliana belum lama ini.

Dihadapan wartawan yang hadir dalam konferensi pers itu, Bupati menyatakan tindak lanjut dari pertemuan itu, pihak Garuda berencana berkeinginan akan berkunjung ke Toraja melakukan survei kelayakan penerbangan ke Toraja. Pihak Garuda pun sudah memiliki informasi awal kalau runway bandara Pongtiku di kecamatan Rantetayo kabupaten Tana Toraja layak didarati pesawat jenis ATR72.

“Layak tidaknya bandara Toraja di darati pesawat Garuda tergantung dari survei kelayakan yang akan dilakukan pihak Garuda sendiri. Kita tunggu saja hasilnya,” tutur Kalatiku.

Bupati Torut yang dilantik pada 31 Maret 2016 lalu itu mengakui salah satu pertimbangan pemda Torut menawarkan kerjasama dengan pihak Garuda untuk melayani rute penerbangan ke Toraja karena salah satu maskapai yang direkomendasikan internasional. Wisatawan khususnya mancanegara akan tertarik naik pesawat ke Toraja menggunakan pesawat Garuda. (Tim)

Hore, Ada Bus Antar Jemput Gratis di Bandara Pongtiku

Bus Antar Jemput Penumpang Pesawat

Klik toraja- Kabar gembira bagi penumpang pesawat melalui di Bandara Pongtiku Toraja. Penumpang pesawat yang akan berangkat maupun tiba di bandara tidak perlu khawatir lagi kesulitan memperoleh kendaraan. Pihak Bandara Pongtiku telah menyediakan fasilitas bus antar jemput gratis.

“Penumpang pesawat yang kesulitan kendaraan sudah kami sediakan bus Full AC yang siap menjemput dan mengantar. Dan itu gratis,” tutur Kepala Bandara Perintis Rantetayo Alex R Nainggolan kepada tim klik-toraja.blogspot.com.

Penumpang yang akan ke bandara  dijemput pukul 06.00 wita mulai dari hotel Heritage-hotel Misliana-kolam Makale kemudian menuju Bandara.  Untuk penumpang yang tiba di Bandara juga akan diantar dengan rute Bandara-kolam Makale-hotel Pantan-hotel Misliana dan tujuan terakhir hotel Heritage.

“Ini bentuk penghargaan kami kepada warga yang memilih menggunakan transportasi udara melalui bandara Pongtiku,” tutup Alex Nainggolan. (Tim)

Polres Tator Siap Kawal Program ADD

Klik toraja - Kapolres Tator AKBP Arief Satriyo menyatakan personil Bhabinkamtibmas siap mengawal program anggaran dana desa (ADD).

"Seluruh Bhabinkamtibmas akan mengawal program ADD di desa yang menjadi wilayah tugasnya. Keterlibatan personil Bhabinkamtibmas itu untuk mendukung percepatan pembangunan desa," tutur AKBP Arief Satriyo.

Personil Bhabinkamtibmas yang ada di setiap desa ikut terlibat langsung dalam setiap kegiatan pembangunan desa agar tepat sasaran. Sekaligus mengawal penggunaan dana desa sebagai antisipasi penyalagunaan anggaran desa untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Mengingat, salah satu tugas kepolisian untuk melindungi dan mengayomi masyarakat.
Sehingga semua kegiatan pembangunan desa hasilnya sesuai dengan perencanaan

Sore Tadi, Gempa Bumi Berkekuatan 4,0 skala Richer Terjadi di Toraja

Klik Toraja - Badan Meteoroligi dan Geofisika (BMKG) menyatakan telah terjadi gempa bumi berkekuatan 4,0 skala richer di wilayah Toraja pada Kamis sore 6/10/2016 pukul 16.32.58 Wita.

Pusat gempa bumi terletak pada koordinat 2,91 LS dan 119,74 BT, tepatnya di darat pada jarak 27 km arah utara Balepe

Dampak gempa bumi berupa guncangan kuat yang dirasakan di Sarangsarang, Pangala, Karungian, Tondong, Sadang, Rantepao, Telondokalondo, Bintuang, Pongtiku, Marangkee dan Puluk pada skala intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI). 

Gempa bumi Tana Toraja ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Dugaan kuat pembangkit gempa bumi ini adalah aktivitas Sesar Sadang. Struktur Sesar Sadang ini menghasilkan lembah Sungai Sadang yang membelah wilayah Tana Toraja yang sistemnya dikontrol oleh sesar mendatar.

sumber: http://m.detik.com/news/berita/3315061/bmkg-tana-toraja-diguncang-gempa-40-sr

Pelanggan Kecewa Layanan Wifi Telkom Sudah Seminggu Terganggu

Jaringan Kabel Telekomunikasi yang tergeletak di atas jalan


Klik-Toraja -  Pelanggan PT Telkom yang berdomisili di kelurahan Lapandan dan sekitarnya Kecewa dengan adanya gangguan layanan wifi Telkom.
Ironisnya, gangguan layanan wifi Telkom itu sudah berlangsung satu Minggu dan tak kunjung normal.
Informasi yang dihimpun tim klik-toraja, gangguan layanan wifi Telkom itu disebabkan kabel tanam di depan kantor Bupati Tator putus akibat terkena ekskavator yang sedang melakukan perbaikan peningkatan jalan poros Makale-Rantepao.

Sayangnya, kabel putus tersebut belum diperbaiki sehingga pengguna layanan wifi Telkom khususnya yang berdomisili di kelurahan Lapandan tidak bisa mengakses internet. Lambannya perbaikan kabel tanam Telkom yang putus itu karena harus menunggu alat yang dipesan dari Pare-Pare.

 “Saya sebagai pelanggan wifi Telkom merasa dirugikan dengan adanya gangguan itu. Wifi yang ada di kantor tidak bisa mengakses internet,” ujar Muhajir salah seorang warga Lapandan kecamatan Makale.

Menanggapi keluhan pelanggan wifi Telkom itu, teknisi wifi Kantor cabang PT Telkom Makale, Suhartono mengakui alat yang dipesan dari Pare-Pare untuk memperbaiki kabeludah tanam Telkom yang putus di depan kantor Bupati Tator belum datang. 
“Kami masih tunggu alatnya datang dari Pare-pare. Kalau alatnya sudah datang, segera kami perbaiki kabel putus itu agar layanan wifi kembali normal,” pungkas Suhartono.

Hore! Utang PDAM Tator Miliaran Rupiah Segera Diputihkan


Klik-Toraja - Perusahaan daerah air minum (PDAM) Tator mendapat angin segar dari pemerintah pusat terkait rencana penghapusan utang perusahaan air minum milik Pemda Tator itu kepada negara yang besarnya mencapai belasan miliar rupiah.

“Benar, pemerintah pusat akan memutihkan utang PDAM Tator. Kabar gembira itu didapat saat Pak Bupati, Ketua DPRD dan Dirut PDAM Tator bertemu langsung dengan pihak Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga Shatker Air Minum di Jakarta,” ungkap Dirut PDAM Tator Frans Mangguali kepada Tim klik-toraja.blogspot via handphone, Selasa, 4/10/2016
.
Kendati begitu, untuk penghapusan utang PDAM Tator itu, ada syarat yang harus dipenuhi Pemda Tator. Syarat itu yakni kabupaten Tator terlebih dahulu memiliki peraturan daerah tentang Badan Usaha Milik Daerah dan Penyertaan Modal. Bupati dan Ketua DPRD pun menyanggupi syarat yang diberikan pemerintah pusat guna memperlancar proses pemutihan utang PDAM daerahnya.

“Pemda Tator dalam waktu tidak terlalu lama akan
menyerahkan draf raperda raperda Badan Usaha Milik Daerah dan Penyertaan Modal ke DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Perda. Agar utang PDAM sejak tahun 2007 itu segera dihapus,” pungkas pegawai senior di PDAM Tator itu.

 
Pasang Iklan Anda
Disini
Hanya Rp 250.000/Bulan


Support : Creating Website | Media Toraja Copyright © 2016. TorajaToday - All Rights Reserved
Developer by Herpas Published by Media Toraja
Proudly powered by Blogger